Selasa, 27 Juli 2021

Yudha Minta di RPJMD 2021-2026 Bupati Fokus ke Persoalan Realistis

Yudha Minta di RPJMD 2021-2026 Bupati Fokus ke Persoalan Realistis
Photo Credit To Diskominfosan

BERITAU.id-Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJMD) 2021-2026 sudah disepakati unsur eksekutif dan legislatif Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Jumat, 16 April 2021.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara meminta, RPJMD yang merupakan masterplan dan grand desain lima tahun ke depan yang di dalamnya terdapat visi- misi kepala daerah terpilih perlu didorong dan didukung bersama.

“Sehingga RPJMD dalam pelaksanaannya dapat dijabarkan dan dilaksanakan dengan program, tujuan, strategi, sasaran dan arah kebijakan yang lebih realistis, terukur, dan akuntabel,”kata Yudha.

“RPJMD ini pun, harus mampu beradaptasi dengan kebijakan penanganan covid 19 dan fokus untuk menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat,”kata Yudha lagi.

DPRD Kabupaten Sukabumi bersama masyarakat berharap, kepemimpinan Bupati Marwan Hamami dan wakilnya Iyos Soemantri saat ini lebih terarah dan fokus. Terutama, dalam membawa Pemda serta mengarahkan perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangannya.

Sehingga hal-hal yang termuat dalam RPJMD ini, bisa dilaksanakan dengan terobosan dan inovasi yang fenomenal. Hal itu agar visi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius, maju, dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin, dapat terealisasi.

IKLAN

“DPRD akan senantiasa mengingatkan, mendorong, mendukung segala upaya yang dilakukan pemda untuk melaksanakan RPJMD dan mewujudkan visi daerah,” pungkasnya. Kabupaten Sukabumi bersama DPRD menyepakati rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

Marwan Hamami mengatakan, RPJMD Kabupaten Sukabumi tahun 2021-2026 diprioritaskan pada program yang menguatkan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, fokus Pemerintah Kabupaten Sukabumi ialah menyelesaikan kondisi ekonomi dan sosial pasca Covid 19.

“Sesuai harapan Pak Presiden, fokus kita menyelesaikan persoalan pasca covid 19. Ada 30 lebih prioritas yang bisa mengungkit percepatan pasca covid 19. Termasuk pariwisata dan pertanian yang menjadi sektor unggulan nasional dan kita,” ujarnya.

Menurut Marwan, hasil rancangan awal RPJMD tahun 2021-2026 akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat. Hal untuk dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Nanti dievalusi mana yang jadi perhatian dan tidak. Sebab, RPJMD ini harus singkron dengan Provinsi dan Nasional. Setelah penandatanganan ini, langsung kita usulkan ke provinsi,” ucapnya.


sumber : Diskominfosan kabsi

editor : Abi Rikat Elang Perkasa

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *