Selasa, 27 Juli 2021

Diduga Stres karena Isolasi Covid-19,TKW Coba Bunuh Diri di Wisma Atlet

BERITAU.ID-Diduga stres selama menjalani isolasi mandiri Covid-19 di Wisma Atlet. Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) dengan inisial EK (50) nekad mencoba mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri dengan melompat jendela kamar 2034, lantai 20, Tower 9 Wisma Atlet Jakarta Pusat Selasa (23/02/2021).

Untungnya, dua prajurit Batalyon Komando 461 Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil menggagalkan upaya atau percobaan bunuh diri yang dilakukan pasien Covid-19 tersebut.

EK yang diduga mengalami depresi itu sempat bergelantungan di tangan prajurit Yonko 461 Paskhas TNI AU dalam waktu yang cukup lama.

Dari keterangan resmi Paskhas TNI AU, upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh EK itu terjadi Selasa (23/02/2021) siang, sekitar pukul 11.55 WIB.

Aksi nekat EK itu diketahui oleh tenaga medis yang berjaga di lantai 20 Tower 9. Kemudian, petugas medis langsung melaporkan percobaan bunuh diri yang akan dilakukan oleh EK itu kepada Praka David Anjar yang saat itu tengah berjaga di Pos 2 Tower 9.

Mendapatkan laporan itu, Praka David bersama sejumlah tenaga kesehatan langsung berlari menuju lift dan mengarah ke kamar 2034.

Gedung Wisma Atlet Jakarta Pusat. (foto : Indozone)

Ketika Praka David sampai di kamar 2034, di situ sudah ada satu personel Pasukan Elit Paskhas lainnya yang bernama, Serda Dadang dari Detasemen Matra I Paskhas yang sudah kelelahan memegang tangan kiri EK dengan posisi tubuh EK sudah bergelantungan di luar jendela kamar.

Praka David pun langsung menyambar tangan kiri EK untuk membantu meringankan beban Serda Dadang yang sudah kewalahan menahan tubuh EK yang terus meronta-ronta di luar jendela karena dia bersikeras untuk melompat dari lantai 20 Tower 9 itu.

Dengan kesigapan Praka David dan Serda Dadang, serta bantuan tenaga kesehatan di Tower 9 RS Wisma Atlet, EK dapat ditarik kembali melalui jendela ke dalam kamarnya. Hingga, EK selamat dari upaya percobaan bunuh diri yang dia ingin lakukan.

“Selanjutnya Korban (EK) dibawa oleh Tenaga Kesehatan untuk mendapatkan perawatan karena kondisinya sangat lemah. Diketahui alasan korban ingin bunuh diri lantaran depresi kangen ketemu sama keluarga dan anaknya,” tulis keterangan resmi Paskhas TNI AU.
(sumber : koranpagionline.com)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *