Selasa, 27 Juli 2021

Ngga Asal, jadi Driver Ambulance Desa Harus Punya Lisensi

BERITAU.ID-Tidak asal mengemudikan dan cuma punya modal SIM saja. Bawa mobil ambulance milik pemerintah desa di Kabupaten Sukabumi kini ternyata harus bersertifikat.

Setidaknya itu aturan baru yang dikeluarkan Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Sukabumi untuk driver ambulance desa yang kini tidak hanya dimiliki rumah sakit saja. Kita bisa menjumpai, dewasa ini mobil yang diperuntukkan untuk pelayanan kesehatan ini hampir dimiliki seluruh pemerintah desa di Kabupaten Sukabumi.

Namun permasalahannya, apakah pengemudi mobil ambulance tersebut sudah benar-benar profesional seperti driver ambulance rumah sakit pada khususnya.

Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Riki Fahmi Mubarok, memastikan pihaknya terus secara berkelanjutan memberikan edukasi kepada para supir ambulance desa.

“Supir ambulance harus memiliki lisensi yang jelas, dan harus memahami bagaimana cara membawa pasien, penumpang, korban ataupun jenazah dijalan raya,” kata Riki, kepada awak media usai pelatihan dan sertifikasi kepada para pengemudi ambulance dan anggota Satlantas di aula kantor Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, belum lama ini.

Fakta di jalanan ungkap Riki Kadang supir ambulance desa tidak beraturan dalam membunyikan sirine. Padahal aturan membunyikan sirine ambulans ini sudah tertuang dalam undang-undang tentang lalu lintas.

“Penggunaan sirine, rotator, dan hak prioritas ambulans sudah diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” jelasnya.

“Diharapkan nanti para supir ambulance di lapangan bisa bersinergi dengan satlantas sehingga ambulance ini mendapat prioritas utama di jalan raya dengan tetap menghormati pengguna jalan lainnya,” ungkapnya.

sumber : haisukabumi

Editor : Rikat Elang Perkasa

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *